Senin, 12 Juli 2010

Silence (Episode 1)


Sinopsis Silence
Episode 1


Zhao Shen Shen adalah gadis cilik keturunan Korea yang kehilangan ayahnya sejak usia dini, sehingga sang ibu membawanya kembali ke Taiwan. Disana, ia hidup bahagia dan memiliki tetangga Paman Zuo, yang memiliki putra bernama Zuo Jun.

Akibat sebuah kecelakaan, Shen Shen kehilangan suaranya. Tidak hanya itu, belakangan sang ibu tercinta meninggal akibat kecelakaan saat hendak mengantar bekal ke rumah sakit. Kesedihan yang berlipat ganda itu sedikit berkurang berkat perkenalan uniknya dengan seorang bocah laki-laki dengan kaki digips.

Saat hendak menyuarakan kesedihannya, Shen Shen menyelipkan secarik kertas di sebuah tempat di rumah sakit sambil berharap mahluk planet lain bisa membaca kesusahannya yang sudah tidak mungkin berkomunikasi dengan dunia sekitar lewat suara. Siapa sangka, surat tersebut ditemukan oleh bocah tersebut yang belakangan diketahui bernama Qi Wei Yi.

Dalam waktu singkat, Shen Shen dan Wei Yi berteman akrab. Sayang, tak lama setelah itu si bocah pria harus pindah rumah sakit. Bertemu untuk terakhir kalinya, mereka sepakat untuk menulis sebuah surat yang disembunyikan di tempat rahasia, dan 10 tahun kemudian akan diambil lagi.

Sebelum kembali kekamarnya, Wei Yi sempat menanyakan perasaan sang sahabat kepadanya namun melihat Shen Shen ragu-ragu, ia langsung meminta supaya pertanyaan tersebut tidak dijawab. Sadar kalau waktu semakin pendek, Shen Shen meminta bantuan seorang dokter untuk 'menggiring' Wei Yi kembali ke tempat rahasia mereka.

Tapi ketika bertemu, Wei Yi terburu-buru pergi tanpa sempat mendengarkan jawaban isi hati gadis malang itu dan hanya meninggalkan nomor telepon di secarik kertas. Tentu saja, hal itu tidak banyak bermanfaat bagi Shen Shen yang bisu.

Kembali hidup sendirian, satu-satunya orang yang mau membela Shen Shen saat diganggu rekan-rekan sebayanya adalah Zuo Jun. Kemungkinan untuk bertemu Wei Yi semakin tipis setelah gadis itu, bersama Paman Zuo dan Zuo Jun, pindah ke daerah lain tepat pada saat 'sahabat dari Mars'nya itu hendak mengunjungi restoran milik mendiang ibunya yang telah ditutup.

Tidak terasa, beberapa tahun telah berlalu dan kehidupan berjalan dengan cepat. Shen Shen telah tumbuh sebagai gadis remaja yang ceria, ia bekerja sebagai penjual makanan keliling sementara Paman Zuo telah menjadi manajer di sebuah perusahaan yang cukup besar.

Nasib mulai berbicara lain, kehadiran seorang direktur baru yang adalah putra pemilik perusahaan membuat Paman Zuo kehilangan pekerjaannya. Sebabnya sepele, pria setengah baya itu dianggap merugikan perusahaan dalam hal waktu. Keruan saja saat tahu, Shen Shen dan Zuo Jun berusaha melabrak sang direktur muda.

Tidak puas karena usahanya dihalang-halangi petugas keamanan, keesokan harinya Shen Shen melumuri mobil sang direktur dengan kotoran. Ketika tertangkap basah, ia langsung digiring ke kantor polisi. Namun gadis itu rupanya cukup cerdik, ia berhasil mempengaruhi sang rival hingga menghilangkan bukti-bukti tindakan isengnya. Siapa sangka, pria muda itu juga tidak kalah akal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar