Selasa, 13 Juli 2010

Silence (Episode 7)


Sinopsis Silence
Episode 7


Diajak ke sebuah tempat makan oleh Wei Yi, Shen Shen semakin kesal karena pemuda itu bersikap angkuh dan melampiaskannya dengan minum anggur sebanyak-banyaknya. Sebelum pingsan, ia menulis sesuatu yang membuat Wei Yi cukup tersentak.

Tidak kuat minum, Shen Shen akhirnya ambruk dan harus digotong pulang oleh Wei Yi. Tujuannya cuma satu : wisma Shi Xi. Begitu sampai disana, ia disambut oleh A Han. Tidak pernah merasakan kemiskinan, pemuda itu terkejut mendengar penuturan bocah cilik itu mengenai sepatu yang dipakai, dan berjanji bakal memberikan yang baru.

Ketika pulang ke hotel, Zuo Jun, yang berniat mengundurkan diri dari pekerjaannya namun batal, sempat panik saat tahu Shen Shen tidak ada disana. Tak lama kemudian, muncul A Han yang memberitahu tentang kondisi gadis itu. Gembira saat tahu kondisi wanita yang dicintainya itu baik-baik saja, jantungnya berdegup lebih kencang saat tahu Shen Shen diantar pulang oleh Wei Yi.

Ketenangan wisma Shi Xi kembali terganggu keesokan harinya, kali ini yang muncul adalah Xu Li dan sejumlah pekerja yang ditugaskan untuk membongkar bangunan. Wanita itu tidak main-main, dengan dingin ia mendorong A Han hingga terjatuh saat berusaha mencegah dan memerintahkan anak buahnya untuk melakukan apa saja supaya pembongkaran berjalan lancar.

Di saat genting, muncul Wei Yi yang langsung menarik seorang petugas yang berusaha menyakiti Shen Shen. Tidak memperdulikan Zuo Jun yang muncul belakangan, gadis itu mengajak Wei Yi ke tempat sepi dan memohon supaya penghuni wisma Shi Xi diberi waktu 10 hari untuk menyelesaikan pesanan pakaian. Begitu ditolak, gadis itu langsung ngambek dan mengembalikan sepatu pemberian 'rival'nya.

Kejadian tersebut membuat Wei Yi berpikir ulang, dan memerintahkan supaya pembongkaran ditunda. Sadar kalau atasannya mulai melemah, Xu Li melaporkan kejadian tersebut pada ayah Wei Yi, yang memerintahkan supaya melakukan segala cara demi meneruskan pembongkaran.

Tidak enak hati karena sudah bersikap kasar, Shen Shen mendatangi perusahaan Yi Yang dan bertemu Wei Yi yang sedang meringis kesakitan di bangku taman. Tidak memperdulikan protes pemuda itu, Shen Shen memerintahkannya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Sebelum berpisah, gadis itu tersenyum gembira saat diberitahu soal penundaan pembongkaran.

Tidak mau membuang waktu, Shen Shen langsung mengemas barang-barangnya di penginapan. Rupanya, ia berniat mengajak Zuo Jun pindah ke wisma Shi Xi. Selain bisa menghemat uang, kehadiran mereka juga diperlukan untuk menuntaskan pesanan 500 pasang pakaian yang dipesan sebuah pabrik pada Paman Kapri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar